Komploton Pencuri Mobil Meresahkan Warga Jakbar dan Bintaro
Jakarta - Komplotan pencurian method pecah kaca dibekuk polisi. Ada 3 pelaku yang berhasil ditangkap.
Menurut Kabid Humas Polda City Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, satu pelaku di antaranya residivis kasus yang sama. Polisi juga masih memburu keberadaan satu pelaku lainnya yang buron.
"Jadi ada empat pelaku pertama MA alias B pelaku utama, ES ini yang menjadi sopir, WM ini sebagai pengintai, sementara J DPO sama dengan pelaku utama, dia yang melakukan pecah kaca dan mengambil barang milik korban," kata Yusri saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/6).
Yusri mengatakan, komplotan ini menyasar kendaraan roda empat yang sedang terparkir di tempat sepi. Dari hasil pengakuan, mereka sudah beraksi sebanyak 2 kali.
Namun, polisi tak mudah percaya dengan alasan para pelaku. Saat ini polisi masih menyelidiki lebih lanjut aksi kejahatan yang dilakukan kelompok tersebut.
"Pengakuannya dua kali. Kami akan dalami lagi, karena ini residivis ini adalah pelaku-pelaku method pecah kaca. Mereka biasanya berkelompok," ujarnya.
Komplotan ini, lanjut Yusri, beraksi di kawasan Jakarta Barat dan Tangerang Selatan.
"Pelaku biasa bermain di wilayah Jakbar, Bintaro, Tangsel. Silakan melapor kalau ada korban lain. Hasil laporan saja sudah lima yang kami terima terkait kasus pecah kaca," kata dia.
Menurut Kabid Humas Polda City Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, satu pelaku di antaranya residivis kasus yang sama. Polisi juga masih memburu keberadaan satu pelaku lainnya yang buron.
"Jadi ada empat pelaku pertama MA alias B pelaku utama, ES ini yang menjadi sopir, WM ini sebagai pengintai, sementara J DPO sama dengan pelaku utama, dia yang melakukan pecah kaca dan mengambil barang milik korban," kata Yusri saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/6).
Yusri mengatakan, komplotan ini menyasar kendaraan roda empat yang sedang terparkir di tempat sepi. Dari hasil pengakuan, mereka sudah beraksi sebanyak 2 kali.
Namun, polisi tak mudah percaya dengan alasan para pelaku. Saat ini polisi masih menyelidiki lebih lanjut aksi kejahatan yang dilakukan kelompok tersebut.
"Pengakuannya dua kali. Kami akan dalami lagi, karena ini residivis ini adalah pelaku-pelaku method pecah kaca. Mereka biasanya berkelompok," ujarnya.
Komplotan ini, lanjut Yusri, beraksi di kawasan Jakarta Barat dan Tangerang Selatan.
"Pelaku biasa bermain di wilayah Jakbar, Bintaro, Tangsel. Silakan melapor kalau ada korban lain. Hasil laporan saja sudah lima yang kami terima terkait kasus pecah kaca," kata dia.
Komentar
Posting Komentar