Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Pemerintah Israel Mencoba Bujuk AS Untuk Membatalkan Perjanjian Nukril

Jakarta -  Kedua kepala negara dijadwalkan bertemu pada Jumat (27/8) di Gedung Putih, Washington DC. Di sana, Perdana Menteri Naftali Bennett berjanji akan berusaha membujuk Joe Biden agar urung kembali ke Perjanjian Nuklir 2015. Pertemuan itu sempat ditunda pada Kamis (26/8) menyusul serangan teror di Kabul . Sepanjang hari, Bennett dikabarkan melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin untuk membahas Iran. Kepada Blinken, Bennett mengaku membahas "bagaimana kita bisa mencegah dan meredam upaya Iran untuk mendominasi kawasan dan ambisi mereka memproduksi senjata nuklir," kata dia. Sebelum melawat, Bennett sudah lebih dulu mengabarkan anggota Kabinet, akan memberitahu Biden "bahwa sekarang adalah saatnya untuk menghentikan Iran, untuk menghentikan hal ini," dan tidak lagi menghidupkan "perjanjian nuklir yang telah usang dan tidak lagi relevan, bahkan bagi mereka yang dulu berpikir hal itu relevan," kat...

Wakil Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia Mengatakan Implementasi Penanganan Covid-19 Tak Solid Padahal Anggaran Ratusan Triliun

Jakarta -  Wakil Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Slamet Budiarto, menyayangkan implementasi penanganan pandemi Covid-19 di bawah tidak strong. Padahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah sangat baik menggelontorkan uang ratusan triliun demi penanganan corona. "Presiden sudah sangat baik, sangat baik sekali, menggelontorkan ratusan triliun untuk penanganan Covid-19 , tapi di bawah sayangnya implementasinya itu tidak solid," katanya dalam diskusi 'Suara Nakes untuk Indonesia', Sabtu (21/8). Slamet menilai, penanganan corona terlihat individual. Sehingga, menjadi tidak solid menangani pandemi. "Masing-masing sendiri, upaya Pak Presiden Jokowi dengan amat baik diterjemahkan di bawah tidak solid," ucapnya. Selain itu, Slamet menyayangkan upaya penekanan tingginya kasus kematian. Menurutnya, gencarnya vaksinasi tidak seiring dengan pencegahan orang meninggal akibat corona. "Sehingga ayo kita kejar vaksin, ayo kita cegah kematian, jangan ayo ...

Mengkaji Demokrasi di Dalam Partai Politik di Indonesia

Jakarta - Bidang pekerjaan apa di negeri kita ini yang tidak pernah putus hubungan kerjanya? Jawabannya, adalah mendirikan partai politik. Masa boleh berganti, musim dapat berubah. Namun, mendirikan partai politik, tertutama menjelang pemilihan umum, tetap saja berkecambah, tanpa pernah mengenal lelah dan titik henti. Para poilitisi berpacu dan unjuk gigi mendirikan parpol. Ini adalah buah dari reformasi sistem politik kita. Ironinya, di saat yang berbarengan, sengketa internal parpol juga tidak pernah surut sedikit pun. Klaim kebenaran antara para pihak yang bersengketa, acapkali berahir di meja persidangan pengadilan. Beruntung sekali, sistem penyelesaian sengketa interior parpol sudah baku, baik mekanisme, tahapan atau word play here lembaga yang menyelesaikannya. Yang kurang, adalah itikad baik untuk menjalankan perintah pengadilan. Konstitusi kita memberi tempat yang sangat terhormat buat partai politik. Dalam UUD 1945 dikatakan bahwa parpol atau gabungan parpol ...