Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Ketua Umum PDIP Megawati Meminta Patung Soekarno Dibangun Disetiap Daerah

Jakarta -  Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta patung Sukarno dibangun di berbagai daerah. Menurutnya, patung proklamator tersebut dapat menjadi pengingat bangsa, khususnya bagi generasi muda tentang sejarah kemerdekaan Indonesia. "Tradition itu hal yang telah dibuat seorang pemimpin yang belum tentu dibuat pemimpin lainnya. Tidak bisa dihapus sejarah bangsa. Kalau memungkinkan, tentu tidak perlu terburu-buru, bikinlah di setiap daerah patung beliau," kata Megawati dalam sambutannya pada peringatan Sumpah Pemuda sekaligus peresmian Prasasti Taman UMKM Bung Karno , Kamis (28/10). Berdasarkan catatan kumparan, patung Sukarno yang dibangun pada tahun ini sudah mencapai tujuh patung. Mulai dari Lemhanas, Kementerian Pertahanan, hingga di Stasiun Semarang Tawang. Dalam 5 tahun terakhir, pembangunan patung Sukarno memang meningkat pesat. Berdasarkan olah data melalui Google Maps, keberadaan patung Sukarno naik 120 persen dalam 5 tahun terakhir (2017-Oktober 2021). Saat i...

Aparat Kejaksaan Negeri Bengkulu Menahan 3 Tersangka Korupsi Rehabilitas Sarana DKP Kota Bengkulu

Bengkulu -  Tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu menahan tiga tersangka korupsi pembangunan atau rehabilitasi sarana dan prasarana pokok device pembenihan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu tahun anggaran 2018. Ketiga tersangka yaitu: Syafrizal, mantan Plt Kepala DKP Kota Bengkulu yang menjabat pada saat pelaksanaan pekerjaan; Edi suryanto, PPTK kegiatan pembangunan/rehabilitasi sarana dan prasarana Pokok Device Pembenihan di DKP Kota Bengkulu; dan Diman, Wakil Direktur CV Bumi Dian Pratama, sebagai penyedia yang menandatangani kontrak perjanjian kerja atau kontraktor. "Penahanan dilakukan setelah berkas perkara ketiga tersangka korupsi dinyatakan lengkap," kata Kasi Pidana Khusus Kejari Bengkulu Hadimanjaya seperti dilansir Antara, Jumat (22/10). Kejari Bengkulu telah menerima barang bukti dari penyidik Tipikor Satreskrim Polres Bengkulu. Ketiga tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan. Hadimanjaya menjelaskan pembangunan atau...

Komisi Pemelihan Umum Memberikan Syarat Capres 2024 Berdasarkan Capres 2019

Jakarta -  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra, mengatakan syarat mengusung calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024 berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2019. Menurutnya, penyelenggaraan pemilu legislatif dan pemilihan presiden yang diselenggarakan secara serentak padan 2024 sehingga hasil Pemilu 2019 yang dijadikan sebagai landasan untuk menghitung perolehan suara atau kursi. Partai atau koalisi partai yang berhasil memperoleh marginal 25 persen suara atau 20 persen kursi di DPR, dapat mengusung calon presiden dan wakil presiden. Kebijakan itu berdasarkan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, dan peraturan teknis lainnya. "Ketentuannya memang sudah seperti itu," kata Ilham. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (14/10). Sementara terkait hari pemungutan suara pada Pemilu Serentak 2024, belum ditetapkan. "Ada beberapa usulan, masih dibahas," ujarnya. Terkait pilkada serentak, Ilham menegaskan tidak diselenggarakan bersamaan dengan pemilu ...

Partai PAN Sudah Menyiapkan Kandidat Untuk Pilpres 2024 Nanti Yaitu Zulkifli Hasan dan Soetrisno Bachir

Jakarta -  Partai Amanat Nasional (PAN) menyiapkan kader terbaik untuk jadi calon Presiden di Pemilu 2024. Mereka adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Soetrisno Bachir. "Kami menyiapkan kadernya ada Mas Tris, mungkin ada Bang Zul," kata Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto kepada merdeka.com, Kamis (7/10). Meski mengutamakan kader, kata Yandri, PAN tak menutup ruang untuk melirik tokoh potensial dan mengusungnya di Pilpres 2024. Beberapa tokoh itu diantaranya, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. "PAN itu sangat terbuka dengan Emil, dengan Anies terbuka, Khofifah, Ganjar dan tokoh-tokoh lain termasuk tokoh-tokoh partai politik," ujar Yandri. Yandri menegaskan, PAN melihat kebutuhan bangsa dan negara dalam mengusung capres. Sehingga PAN terbuka untuk mengusung tokoh baik dari inner atau ekst...