Seorang Fraksi dari PKB Mengatakan Relawan Sangatlah Penting Sebagai Negosiasi Politik

Jakarta - Anggota DPR dari fraksi PKB Yanuar Prihatin menilai relawan bisa menjadi daya tawar seorang kepada partai agar diusung sebagai calon presiden atau calon wakil presiden. Relawan memiliki peran dalam politik negosiasi dengan partai sebagai pengusung capres-cawapres.

"Jadi saya kira posisi relawan menjadi sangat penting ketika kaitannya juga dengan dialektika formal politik negosiasi politik dengan parpol pengusung," ujar Yanuar dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/11).

Yanuar menjelaskan, setiap partai memiliki aturan sendiri dalam menetapkan calon presiden atau calon wakil presiden yang akan diusung.

"Parpol ini punya mekanisme sendiri, tata cara sendiri aturan sendiri rulesnya sendiri untuk menetapkan capres maupun cawapres, kira-kira begitu menurut aturan partainya masing-masing," kata anggota Komisi II DPR RI ini.

"Dalam situasi ini ada calon yang mungkin peluangnya terbuka diusung oleh parpol tertentu tetapi tentu ada saja calon yang peluangnya lebih kecil untuk didorong oleh partai tertentu," sambungnya.

Sehingga, calon yang peluangnya sempit mengambil metode lain untuk meningkatkan popularitasnya. Relawan menjadi alat untuk meningkatkan daya tawarnya.

"Dalam kaitan ini wajar saja kalau kandidat yang merasa punya peluang maju tetapi dari sudut official politiknya ruangnya menyempit kemudian mereka membikin tehnik cara metode untuk meng-up popularitinya dalam kaitan ini posisi relawan menjadi sangat penting. Karena tidak mungkin diusung oleh parpolnya," ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena Gelar Pemungutan Suara Ulang Tak Sesuai Keputusan MK, Anggota KPU Dilaporkan dan Bawaslu Yalimo Dilaporkan ke DKPP

Kesepakatan Pemerintah dan KPU untuk Menentukan Tanggal Pemilu 2024 Jatuh Pada Tanggal 14 Februari

Berikut Penjelasan Poin-Poin Penting Revisi UU Kejaksaan RI